EFEKTIVITAS ANTARA ERACS DAN NON ERACS TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT EMHAKA BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i2.383Abstrak
Nyeri pasca sectio caesarea merupakan salah satu keluhan utama yang dapat memengaruhi proses pemulihan ibu. Penerapan Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) merupakan pendekatan perioperatif yang bertujuan untuk mengurangi nyeri, mempercepat pemulihan, dan meningkatkan kenyamanan pasien dibandingkan dengan metode perawatan konvensional (Non-ERACS). Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan komparatif. Sampel penelitian berjumlah 44 responden, yang terdiri dari 22 pasien ERACS dan 22 pasien Non-ERACS, yang menjalani sectio caesarea di RS Emhaka Bekasi. Pengukuran nyeri dilakukan pada 6 jam, 12 jam, dan 24 jam post operasi menggunakan skala nyeri. Analisis data dilakukan menggunakan uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nyeri pada 6 jam post operasi lebih rendah pada kelompok ERACS (0,18) dibandingkan dengan kelompok Non-ERACS (2,77). Selain itu, terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada tingkat nyeri berdasarkan waktu pengukuran (p-value = 0,000), dengan kecenderungan nyeri meningkat pada 12 jam dan 24 jam post operasi. Penerapan ERACS terbukti lebih efektif dalam menekan nyeri pasca operasi dibandingkan metode Non-ERACS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ERACS berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat nyeri post sectio caesarea serta memberikan hasil pemulihan yang lebih baik dibandingkan dengan Non-ERACS.
Unduhan
Kata Kunci:
ERACS, nyeri, sectio caesareaReferensi
Ahmad, Muh Ramli, and Rezki Hardiyanti Taufik. 2021. ‘Manajemen Nyeri Terkini Pada Pasien Pasca Seksio Sesarea’. Jurnal Anestesi Obstetri Indonesia 4(1): 63–78. doi:10.47507/obstetri.v4i1.53.
Burhan, Rialike, Desi Widiyanti, Elly Wahyuni, Novia Nuraini, and Lia Artika Sari. 2025. Biologic Nurturing Baby Led Feeding Dan Keberhasilan Menyusui Pada Ibu Post Sectio Caesarea. Banyumas: Wawasan Ilmu.
Fadillah, Andra Mahar, Rizki Ramadhana, and Budi Pratama. 2025. ‘Perbedaan Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Dengan Metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery Dan Konvensional: A Systematic Review’. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia 2(2).
Hanifah, Ani, Dewi Rostianingsih, and Rupdi Lumban Siantar. 2023. ‘Kemampuan Mobilisasi Dini Pada Ibu Post Sectio Caesarea (SC) Dengan Metode Eracs Di RSIJ Pondok Kopi Jakarta Timur Tahun 2023’. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan 13(4): 338–51. doi:10.52643/jbik.v13i4.3196.
Millizia, Anna, Teuku Yudhi Iqbal, and Nyak Intan Fadhilati. 2023. 9 AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Comparison Between Eracs and Non Eracs Methods on The Level of Pain and Mobilization in Post-Caesarean Section Patients.
Nager, Charles W., Anthony G. Visco, Holly E. Richter, Charles R. Rardin, Yuko Komesu, Heidi S. Harvie, Halina M. Zyczynski, et al. 2021. ‘Effect of Sacrospinous Hysteropexy with Graft vs Vaginal Hysterectomy with Uterosacral Ligament Suspension on Treatment Failure in Women with Uterovaginal Prolapse: 5-Year Results of a Randomized Clinical Trial’. American Journal of Obstetrics and Gynecology 225(2): 153.e1-153.e31. doi:10.1016/j.ajog.2021.03.012.
Pan, Jingru, Ziqing Hei, Liping Li, Dan Zhu, Hongying Hou, Huizhen Wu, Chulian Gong, and Shaoli Zhou. 2020. ‘The Advantage of Implementation of Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) in Acute Pain Management During Elective Cesarean Delivery: A Prospective Randomized Controlled Trial.’ Therapeutics and clinical risk management 16: 369–78. doi:10.2147/TCRM.S244039.
Prayanangga, Karyadi, and Dewita Nilasari. 2022. ‘Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS): Analisis Berbasis Bukti’. JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia) 14(3): 274–87. doi:10.14710/jai.v0i0.50022.
Silitonga, Intan Renata, and Gina Amalia. 2024. ‘Post Cesarean Pain Intensity and Wound Healing in ERACS and Conventional Method’. Majalah Kedokteran Bandung 56(4). doi:10.15395/mkb.v56.3500.
Sri, Nina, Myrna Lestari AB, Dewi Fajar Wati, Lisni, Indah Naryanti, Herliana, Nurannisa Fitria Aprianti, et al. 2023. Pengantar Ilmu Kebidanan. ed. Andriyanto. Jawa Tengah: Lakeisha.
Sriwahyunita, Neneng, and Elfira Sri Futriani. 2024. ‘Efektifitas Metode Eracs an Non Eracs Terhadap Penurunan Respon Nyeri Dan Mempercepat Mobilisasi Pada Sectio Caecarea’. Malahayati Nursing Journal 6(3): 975–85. doi:10.33024/mnj.v6i3.11081.
Sūdžiūtė, Kotryna, Greta Murauskienė, Kristina Jarienė, Algirdas Jaras, Meilė Minkauskienė, Virginija Adomaitienė, and Irena Nedzelskienė. 2020. ‘Pre-Existingmental Health Disorders Affect Pregnancy and Neonatal Outcomes: A Retrospectivecohort Study’. BMC Pregnancy and Childbirth 20(1). doi:10.1186/s12884-020-03094-5.
Ubom, Ememobong O., Carrie Wang, Farina Klocksieben, Amanda B. Flicker, Liany Diven, Meredith Rochon, and Joanne N. Quiñones. 2023. ‘Enhanced Recovery Protocol after Cesarean Delivery: Impact on Opioid Use and Pain Perception’. AJOG Global Reports 3(3): 100220. doi:10.1016/j.xagr.2023.100220.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Medicare

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Licensing for Data Publication
-
Open Data Commons Attribution License, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
-
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
-
Open Data Commons Public Domain Dedication and Licence, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/












