ANALISIS KADAR HEMOGLOBIN WHOLE BLOOD BERDASARKAN DURASI PENYIMPANAN DI UTD RSUD BAHTERAMAS
DOI:
https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i1.376Kata Kunci:
hemoglobin, storage duration, whole bloodAbstrak
Maintenance of hemoglobin (Hb) levels in Whole Blood (WB) is crucial to ensure the quality and efficacy of transfusions, as the storage process can induce biochemical changes. Preliminary observations at RSUD Bahteramas indicated fluctuations in Hb levels during the early storage period. This study aimed to analyze the differences in Hb levels between the 5th and 10th day of WB storage at the Blood Transfusion Unit of RSUD Bahteramas. An analytical study with a cross-sectional approach was conducted on 10 WB samples selected using simple random sampling. Hb levels were measured using the LANDWIND Hematology Analyzer, and data were analyzed descriptively and with an independent t-test. Results showed that on day 5, only 50% of samples met quality specifications, whereas by day 10, compliance increased to 90%. A significant difference in Hb levels was observed between the two storage periods (p<0.05). It is concluded that optimal cold chain management can maintain Hb stability up to the 10th day of storage.
Unduhan
Referensi
Fitriani, A., & Zulmanelis. (2021). Analisis perubahan parameter hematologi pada darah simpan di Bank Darah Rumah Sakit. Jurnal Teknologi Laboratorium Medis, 4(2), 45-52.
Heriyanto, B. (2017). Sistem Manajemen Basis Data. Bandung: Informatika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Teknis Pelayanan Transfusi Darah dan Pengolahan Komponen Darah. Jakarta: Kemenkes RI.
Maharani, E. A., & Noviar, G. (2020). Imunohematologi dan Bank Darah (Edisi Revisi). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mulyadi, B., & Sari, D. P. (2023). Korelasi lama penyimpanan darah lengkap terhadap kadar hemoglobin dan indeks eritrosit. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(1), 112-120.
Nanda, R., & Syarif, I. (2022). Evaluasi suhu refrigerator terhadap stabilitas komponen darah lengkap di Unit Transfusi Darah. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(3), 289-297.
Notoatmodjo, S. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Pratama, A., Santosa, B., & Sukarelawati. (2022). Perubahan morfologi dan kadar hemoglobin darah lengkap pasca penyimpanan hari ke-7 dan ke-14. Jurnal Laboratorium Medis, 10(1), 15-22.
Putri, M. E., & Wijaya, A. (2021). Manajemen rantai dingin dalam menjaga kualitas produk darah di rumah sakit tipe B. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 24(4), 180-188.
Saputra, H., & Handayani, S. (2023). Teknologi Bank Darah dan Standar Mutu Pelayanan Transfusi. Yogyakarta: Deepublish.
Setiawan, B., & Rahayu, T. (2021). Dampak lesi penyimpanan terhadap integritas membran eritrosit dan kadar hemoglobin pada darah donor. Jurnal Hematologi Indonesia, 2(2), 67-74.
Siregar, S. P., & Ramadhan, F. (2024). Analisis statistik perbedaan parameter darah simpan menggunakan uji t-test independent. Metodologi Penelitian Kesehatan Medika, 3(1), 34-40.
Tarwoto, & Wartonah. (2008). Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Sistem Hematologi. Jakarta: Trans Info Media.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Medicare

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Licensing for Data Publication
-
Open Data Commons Attribution License, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
-
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
-
Open Data Commons Public Domain Dedication and Licence, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/












