PENGARUH KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI POSYANDU REMAJA DESA SUMBERREJO KECAMATAN TONGAS KABUPATEN PROBOLINGGO
DOI:
https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i1.366Kata Kunci:
Anemia, tablet FE, remaja putriAbstrak
Anemia merupakan masalah kesehatan global yang masih banyak terjadi, termasuk di Indonesia. Salah satu penyebab utamanya adalah kekurangan zat besi. Anemia defisiensi besi (ADB) menjadi jenis yang paling umum, terutama pada remaja putri yang membutuhkan lebih banyak zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi. Meski pemerintah telah melaksanakan program pemberian tablet Fe, angka kejadian anemia masih tinggi, termasuk di Desa Sumberrejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh antara konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di Posyandu Remaja Desa Sumberrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan jumlah populasi 120 remaja putri usia 10–18 tahun. Sampel diambil sebanyak 80 responden dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05), sehingga H1 diterima. Artinya, terdapat Pengaruh yang signifikan antara konsumsi tablet Fe dan kejadian anemia pada remaja putri. Diharapkan hasil ini mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan konsumsi tablet Fe secara rutin dalam mencegah anemia.
Unduhan
Referensi
Agustina, R. (2021). Etiologi dan patofisiologi anemia. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran.
AHA. (2022). Correction to: 2022 AHA/ACC/HFSA Guideline for the Management of Heart Failure: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. In P. A. Heidenreich (Ed.), Circulation, 145(18). https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001073
Angraeni, D. R. L. L. (2022). Deteksi dini anemia melalui pemeriksaan kadar hemoglobin pada remaja putri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Prahita, 03, 1–6.
Aprianti, S., & Kusumaningrum, S. (2023). Pengaruh keyakinan remaja putri dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dalam pencegahan anemia. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 461–471.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.litbang.kemkes.go.id
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Kesehatan Remaja Indonesia. Jakarta: BPS.
Chendriany, et al. (2021). Anemia: Masalah Kesehatan Global. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Cynara, A. C. (2022). Pengaruh program konsumsi tablet tambah darah, faktor intrapersonal dan sosial terhadap asupan gizi pencegahan anemia pada remaja putri SMA/MAN di Yogyakarta: Aplikasi Health Belief Model. Digilib.uns.ac.id.
Departemen Kesehatan RI. (2022). Laporan Survei Kesehatan Nasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Dewi, A. I., & Handayani, A. (2022). Pengaruh pengetahuan remaja tentang tablet Fe dengan kejadian anemia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(1), 45–53. https://doi.org/10.20473/jkmi.v17i1.2022
Dewi, S. R., & Sari, D. P. (2022). Pengetahuan gizi, asupan vitamin C, dan zat besi kaitannya dengan anemia remaja putri di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Tambusai, 7(1), 1–8.
FAO & WHO. (2020). Guidelines on food fortification with micronutrients. Food and Agriculture Organization of the United Nations & World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240020407
Gibson, R. S. (2005). Principles of nutritional assessment (2nd ed.). Oxford University Press.
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior and health education: Theory, research, and practice (5th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.
Herlina, N., Safitri, N., & Kurniasari, I. (2020). Pengaruh konsumsi tablet Fe terhadap status anemia pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 74–80. https://doi.org/10.26714/jkr.11.2.2020.74-80
Hidayah, A. N., Sari, M., & Putri, L. A. (2021). Efektivitas suplementasi tablet Fe terhadap kadar hemoglobin remaja putri. Jurnal Gizi Indonesia, 10(1), 33–39. https://doi.org/10.31227/osf.io/xyzq7
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan Prevalensi Anemia di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Kusumawati, Y., & Widodo, A. (2021). Efektivitas edukasi gizi dan konsumsi tablet Fe terhadap peningkatan hemoglobin. Jurnal Media Gizi Indonesia, 19(1), 23–30. https://doi.org/10.20473/mgi.v19i1.2021.23-30
Lailiyah, M., Nurjanah, & Andini, R. (2021). Tingkat pendidikan dan Pengaruhnya dengan pengetahuan gizi remaja. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 3(2), 55–62. https://doi.org/10.31294/jgki.v3i2.9876
Maulidya, F., Rahmawati, D., & Ismanto, Y. (2023). Anemia pada remaja putri di Jawa Timur: Tinjauan pola makan dan status gizi. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 9(1), 13–21. https://doi.org/10.14710/jkk.v9i1.12267
Notoatmodjo, S. (2019). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku (W. & C. Rachmawati, Eds.). Wineka Media.
Permenkes RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak. Kementerian Kesehatan RI. https://peraturan.bpk.go.id
Rahayu, D., Mulyani, S., & Fitriyah, L. (2020). Hambatan konsumsi tablet Fe pada remaja putri: Studi kualitatif di wilayah pedesaan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(3), 176–183. https://doi.org/10.26553/jikm.v11i3.1345
Retnaningsih, D., & Ramadhani, R. (2022). Anemia pada remaja putri dan faktor determinannya di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 20(1), 89–95. https://doi.org/10.31294/jik.v20i1.10934
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
WHO. (2020). Nutritional anaemias: Tools for effective prevention and control. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241513069
Widiastuti, D., & Rusmini, S. (2019). Pengaruh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMAN 1 Sidoarjo. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 1–7.
Widiastuti, & Rusmini. (2019). Anemia defisiensi besi pada remaja putri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yulianti, D., Sari, Y. P., & Anggraeni, R. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja putri. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(2), 117–124. https://doi.org/10.31227/osf.io/g2kps
Yunitasari, E., Rachmawati, I. N., & Susanti, H. (2021). Determinan kepatuhan remaja dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Jurnal Promkes, 9(1), 1–9. https://doi.org/10.20473/jpk.v9i1.2021.1-9
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Medicare

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Licensing for Data Publication
-
Open Data Commons Attribution License, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
-
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
-
Open Data Commons Public Domain Dedication and Licence, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/












