EFEKTIVITAS JUS KACANG HIJAU SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER PADA ANEMIA REMAJA PUTRI
DOI:
https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i1.347Kata Kunci:
Iron deficiency, adolescence, hemoglobinAbstrak
Anemia defisiensi besi pada remaja putri masih tinggi dan memerlukan intervensi yang efektif serta mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas jus kacang hijau sebagai terapi komplementer bersama tablet besi terhadap peningkatan hemoglobin. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental pretest–posttest dengan kelompok kontrol pada 24 remaja putri usia 19–22 tahun; 12 peserta menerima tablet besi dan jus kacang hijau, sedangkan 12 peserta menerima tablet besi saja. Hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian perubahan hemoglobin dibandingkan antar-kelompok menggunakan uji nonparametrik Mann–Whitney. Rerata hemoglobin meningkat pada kedua kelompok, namun peningkatan lebih besar pada kelompok perlakuan (8,60 menjadi 12,39 g/dL) dibanding kontrol (8,55 menjadi 10,65 g/dL). Perubahan hemoglobin juga lebih tinggi pada kelompok perlakuan (3,79 g/dL) daripada kontrol (2,10 g/dL) dan berbeda bermakna (p<0,001) dengan efek kuat. Hasil ini mendukung penggunaan jus kacang hijau sebagai terapi komplementer untuk memperkuat peningkatan hemoglobin pada anemia remaja putri dan relevan bagi penguatan intervensi berbasis pangan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Medicare

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Licensing for Data Publication
-
Open Data Commons Attribution License, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
-
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
-
Open Data Commons Public Domain Dedication and Licence, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/












