Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Pertumbuhan Bayi Usia 6 Bulan Berdasarkan Kenaikan Berat Badan Di Upt Puskesmas Curahtulis

Penulis

  • Novia Arisandi universitas hafsawaty zainul Hasan
  • Wahida Yuliana Universitas Hafshawati Zainul Hasan, Probolinggo
  • Muthmainnah Zakiyyah Universitas Hafshawati Zainul Hasan, Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i2.337

Abstrak

World Health Organization (WHO) merekomendasikan bayi harus diberi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya untuk mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pemberian ASI eksklusif Dengan Pertumbuhan Bayi Usia 6 Bulan Berdasarkan Kenaikan Berat Badan Di UPT Puskesmas Curahtulis, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 32 bayi usia 6 bulan dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk menilai pemberian ASI Eksklusif dan KMS untuk menilai pertumbuhan bayi berdasarkan berat badan bayi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak bayi usia 6 bulan diberikan ASI eksklusif yaitu sebesar 87,5% dan bayi dengan pertumbuhan naik berat badan sebesar 71,9%. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara hubungan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan dengan pertumbuhan bayi berdasarkan kenaikan berat badan di UPT Puskesmas Curahtulis  (p = 0,039 < α = 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan berpengaruh pada pertumbuhan bayi berdasarkan kenaikan berat badan. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi dan konseling kepada semua ibu yang memiliki bayi usia 6 bulan untuk memberikan ASI ekslusif.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Kata Kunci:

ASI eksklusif, KMS, Bayi uisa 6 bulan

Referensi

Abadi E, Memah HP, Andriyani D, Rotua M, Dewi V. Ilmu Gizi. 1st ed.Alifariki LO, Hajri WS, editors. Surabaya: Pustaka Aksara; 2023.

Astrika Yunita, Fresthy. 2020. Analisis Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan Berat Badan Bayi Usia 6-12 Bulan di Wonorejo. Karanganyar: Media Publikasi Penelitian Volume journals.itspku.ac.id

Astutik , M. Zen Rahfiludin, R. A. (2018). Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Usia 24-59 Bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6, 409–418. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur Tahun 2024.

Devriany, Ade, Devriany, Ade. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif terhadap Pertumbuhan Bayi 6 – 11 Bulan di UPT Puskesmas Girimaya Pangkalpinang.

Ekasuma Helyaning Pratiwi. The Correlation between Mother's Education Level and Exclusive Breastfeeding for Infants Aged 7-12 Months in Cepoko Village, Sumber Health Center. Probolinggo: Assyifa Jurnal Ilmu Kesehatan.

Hana Qanitah. 2024. Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dengan Status Gizi Bayi Usia 6-9 Bulan Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Susunan Baru. Bandar Lampung: Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran

Harismayanti1, Ani Retni2, Fahmi A. Lihu3, Felniyawati Ahmad4. 2024. Hubungan pemberian ASI Eksklusif Dengan Berat Badan Bayi. Gorontalo: Jambura Nurisng Journal

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta; 2023. 301 p.

Nur Aliyah Rangkuti1), Yulinda Aswan2), Nurdinayanti Harahap3). 2022. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Pertumbuhan Bayiusia 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pembantu Baringin. Padang: Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Nur Faidah. 2024. Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Dan Dukungan Suami Dengan Perilaku Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Menyusui Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung. Semarang: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung.

Nyoman N, Karang M, Made I, Winaya N, Dinata K, Hendra M, et al. The relationship between exclusive breastfeeding with the growth and development of infants between the age of 0-12 months in UPT Puskesmas II Denpasar. Maj Ilm Fisioter Indones. 2020;8(2):16–21

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2. 2020. Standar Antropometri Anak. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Tantry Sulistiyowati. 2024. Pengaruh Kapsul Jahe Merah (Zingiber Officinale Var.Rubrum) Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di UPT Puskesmas Pantai Amal. Tarakan: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan.

UNICEF, WHO. 2023. Global Breastfeeding Scorecard 2023 Rates Of Breastfeeding Increase Around The World Through Improved Protection And Support. Jakarta: WHO

World Health Organization (WHO). 2024. mothers need more breastfeeding support during critical newborn period. Jakarta: WHO.

Yulizawati, Afrah R. 2020. Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi dan Balita. 1st ed. Vol. 51, Universitas Muhammadiyah Semarang. Sidoarjo: Indomedia Pustaka; 2022. 90 p: Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan.

Yunianto, A E, Lusiana, S A, Suryana, Ntt, Utami, N, Yunieswati, W, Ningsih, Wif. Ilmu Dasar Gizi. 1, editor. Ilmu Dasar Gizi. Yayasan Kita Menulis; 2021. 1-220 p. 19. Yosephin B. Tuntunan Praktis Menghitung Kebutuhan Gizi. Perpust Tenas Effendy Kota Pekanbaru.

Diterbitkan

2026-04-01

Cara Mengutip

Arisandi, N., Yuliana, W., & Zakiyyah, M. (2026). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Pertumbuhan Bayi Usia 6 Bulan Berdasarkan Kenaikan Berat Badan Di Upt Puskesmas Curahtulis. Jurnal Medicare, 5(2), 583–591. https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i2.337

Terbitan

Bagian

Articles