Pengembangan Teh Avocel-C sebagai Antikolesterol berbasis Sumber Daya Lokal di Puskesmas Tlanakan
DOI:
https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v3i4.520Abstract
Penyakit jantung koroner, akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner, menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan prevalensi tertinggi kedua di Jawa Timur pada tahun 2018. Tingginya kadar kolesterol merupakan penyebab utama, berkontribusi hingga 56% terhadap kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teh herbal Avocel-C, yang terbuat dari daun alpukat, seledri, dan jeruk nipis, dalam menurunkan kadar kolesterol pada pasien hiperkolesterolemia di Puskesmas Tlanakan. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan purposive sampling, melibatkan 30 responden dengan kadar kolesterol >200 mg/dL. Hasil pengukuran menunjukkan perbedaan signifikan antara kadar kolesterol sebelum dan sesudah pemberian Avocel-C, dengan rata-rata kolesterol sebelum 225.267 mg/dL dan setelah 179.667 mg/dL. Uji statistik Paired Sample T-Test menghasilkan p-value 0.000, menunjukkan bahwa penurunan ini adalah efek nyata dari pemberian the avocel-c. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian teh avocel-c efektif menurunkan kadar kolesterol penderita hiperkolesterol.
Downloads
Keywords:
Avocel-c, antikolesterol, daun alpukat, jeruk nipis, seledriReferences
[1] Junaidi, J., Hakim, L., & Elmas, M. S. H. (2020). Penerapan Teknologi Hidroponik Tanaman Sawi Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Pikatan Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Jurnal Abdi Panca Mara, 1(1), 1–5. Https://Doi.Org/10.51747/Abdipancamarga.V1i1.633
[2] WHO. (2010). Nutrition Landscape Information System (Nlis) Country Profile Indicators: Interpretation Guide. Geneva: World Health Organization.
[3] Hidayat, T., & Syamsiyah, F. N. (2021). Langkah Tepat Cegah Stunting Sejak Dini Bersama Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember. JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 2(2), 73-78.
[4] Jupri, A., Putra, A. J., Suharni, Sunarwidi, E., & Rozi, T. (2022, Agustus). Sosialisasi Kesehatan Tentang Stunting, Pendewasaan Usia Pernikahan Dan Pengenalan Hak Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnalpengabdian Masyarakat Unw Mataram, 03(02), 107-112.
[5] Kemenkes Ri (2019). Hasil Riset Dasar Tahun 2018. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI
[6] Kementerian Koordinator Bpmdk, 2019 (2019) Stranas Percepatan Pencegahan Anak Kerdil.
[7] Huriah, T. And Nurjannah, N. (2020) ‘Risk Factors Of Stunting In Developing Countries: A Scoping Review’, Open Access Macedonian Journal Of Medical Sciences, 8(F), Pp. 155–160. Available At: Https://Doi.Org/10.3889/Oamjms.2020.4466.
[8] Nurfaradila, T. (2020). Status Ketahanan Pangan Rumah Tangga Dan Pola Asuh Sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan (Studi Kasus Di Desa Lokus Stunting Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan) (Doctoral Dissertation, Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember 2020).
[9] Bungan, A. S. (2016). Kajian Sifat Fisik, Organoleptik, Dan Kadar Beta Karoten Kroket Dengan Variasi Campuran Ubi Jalar Kuning (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogykarta).
[10] Sofyana, N. N., Yanna, S., Zuhra, F., Eriani, D., Nurhayati, A., Malik, I., ... & Khadri, M. (2023). Pemanfaat Kearifan Pangan Lokal Ubi Ungu. IKA BINA EN PABOLO: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 3(1), 19-25.
[11] Sari, F. Y. K., Bilqis, Z. I., & Indanah, I. (2024). YOGHURT DENGAN PENAMBAHAN UBI JALAR UNGU SEBAGAI SNACK UNTUK PENCEGAHAN STUNTING. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 15(2), 313-320.
[12] Jumardin, D. R. (2022). DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN ZAT GIZI CITEBU (CILOK IKAN TERI (Stolephorus sp.) DAN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas var Ayumurasaki)) SEBAGAI JAJANAN SEHAT PADA ANAK BALITA STUNTING USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMBUYA (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Kendari).
[13] Syafrawati, S., & Roza, S. H. (2023). PENGEMBANGAN MEDIA PROMKES UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT dr. RASIDIN PADANG. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 6(3), 160-168.
[14] ERNAWATI, E. (2022). PENGARUH TERAPI KOMPLEMENTER KAPSUL MINYAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PASIEN DISLIPIDEMIA DI KLINIK DESA SODO KABUPATEN TULUNGAGUNG (Doctoral dissertation, Stikes Karya Putra Bangsa Tulungagung).
[15] Muqowwiyah LZ, Dewi RK. Potensi ekstrak daun alpukat sebagai anti kolesterol. Jurnal Tadris IPA Indonesia. 2021 Nov 29;1(3):403-12.
[16] Farida Y, Laristra T. Penggunaan Obat Herbal pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Sibela Surakarta. InProsiding APC (Annual Pharmacy Conference) (Vol. 4, No. 1).
[17] Rustanti E, Puspita E, Puspita S, Rohmani S. Pemanfaatan Tanaman Herbal Daun Alpukat Dan Pemeriksaan Kolesterol Darah Pada Lansia. Jurnal Bhakti Civitas Akademika. 2021 Jan 31;4(1):6-.
[18] Widiyono W, Aryani A, Herawati VD. Pemberian air rebusan daun salam (Syzygium polyanthum) dapat menurunkan kadar kolesterol pada lansia dengan hiperkolesterolemia. Holistik Jurnal Kesehatan. 2021 Mar 30;15(1):39-47.
[19] Husnayanti A, Zahriah Z. Pola Penggunaan Obat Herbal sebagai Terapi Komplementer pada Pasien Hiperkolesterol di Puskesmas Kota Pangkalpinang Tahun 2020. JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG. 2021 Jul 23;9(1):25-36.
[20] Syahruni R, Umar AH, Asnar NH. Karakterisasi Tiga Tumbuhan Obat Antihiperkolesterolemia dengan Pendekatan Berbasis Profil Anatomi, Histokimia, dan Fitokimia. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia. 2022;19(2):176-86.
[21] Lutfiyati I, Waznah U, Slamet S, Wirasti W. Uji Aktivitas Antikolesterol Partisi N-Heksana, Metanol Dan Ekstrak Etanol Kulit Jeruk Nipis (Citrus Aurantiifolia) Secara In Vitro. Pros. Semin. Nas. Kesehat. 2021 Nov 29;1:403-12.
[22] Dewi TF, Nisa U. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan obat tradisional pada pasien hiperkolesterolemia di rumah riset jamu “Hortus Medicus.”. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy. 2019 Mar 1;8(1).
[23] Apriana M, Toni RM, Huda MC, Kamal ZM, Khoerunnisa R, Allahuddin A, Septiani RA, Ash-Shidiqi SR, Anggraeni F. Pengobatan Penyakit Kolestrol Dengan Menggunakan Ekstrak Herbal Di Indonesia-a Review. Jurnal Buana Farma. 2022 Jun 30;2(2):19-32.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Medicare

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Licensing for Data Publication
-
Open Data Commons Attribution License, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
-
Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
-
Open Data Commons Public Domain Dedication and Licence, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/












