Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Preeklamsia di Puskesmas Wangkal Kabupaten Probolinggo

Authors

  • Mursyida Universitas Hafshawati Zainul Hasan, Probolinggo
  • Tutik Ekasari Universitas Hafshawati Zainul Hasan, Probolinggo
  • Muthmainnah Zakiyyah Universitas Hafshawati Zainul Hasan, Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i2.418

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor risiko penting adalah Indeks Massa Tubuh (IMT) pada ibu hamil. IMT yang tidak normal, baik terlalu rendah maupun terlalu tinggi, dapat meningkatkan risiko terjadinya preeklamsia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan IMT dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Wangkal. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder dari Buku KIA. Teknik purposive sampling digunakan dengan jumlah sampel 53 ibu hamil dari kluster 2 pada periode Mei–Juni 2025. Hasil menunjukkan mayoritas memiliki IMT ≥25 kg/m² sebanyak 28 orang (52,8%) dan kejadian preeklamsia sebanyak 22 orang (41,5%). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara IMT ibu hamil dengan dan tanpa preeklamsia (p=0,015). Hal ini menegaskan IMT berhubungan signifikan dengan kejadian preeklamsia. Oleh karena itu, pemantauan IMT sejak awal kehamilan serta edukasi gizi dan pengendalian kenaikan berat badan perlu dilakukan untuk mencegah preeklamsia dan komplikasi kehamilan.

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Indeks masa tubuh, preeklampsia, ibu hamil

References

Chelbi, S. T., & Vaiman, D. (2020). Genetics and epigenetics of preeclampsia: A review of the current knowledge. Clinical Epigenetics, 12(1), 1-13. https://doi.org/10.1186/s13148-020-00924-8

Cunningham, F.G., Leveno, K.J., Bloom, S.L., Spong, C.Y., Dashe, J.S., Hoffman, B.L., Casey, B.M., & Sheffield, J.S. (2018). Williams Obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill Education.

Daruhadi, G., & Sopiati, P. (2024). Pengumpulan Data Penelitian. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5), 5423–5443.

Duckitt, K., & Harrington, D. (2015). Risk factors for pre-eclampsia at antenatal booking: systematic review of controlled studies. BMJ (Clinical research ed.), 330(7491), 565–567. https://doi.org/10.1136/BMJ.38380.674340.E0

Enomoto, K., Sato, Y., Nishina, H., & Ueda, Y. (2016). Management of preeclampsia: Comprehensive management and intensive care unit management. Journal of Intensive Care, 4(1), 1-8. https://doi.org/10.1186/s40560-016-0155-1

Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of Convenience Sampling and Purposive Sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1-4.

Ilham, M., et al. (2019). The Hypertension in Pregnancy Problems in Indonesia. ResearchGate, (April), 4–8.

Irianto, P. (2017). Pedoman Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan. Yogyakarta: CV Andi Offset

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. IT - Information Technology (Vol. 48). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/10.1524/itit.2006.48.1.6

Manuaba, I. A. C. (2019). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC.

Mrema, D., Lie, R. T., Østbye, T., Mahande, M. J., & Daltveit, A. K. (2018). The association between pre-pregnancy body mass index and risk of preeclampsia: a registry-based study from Tanzania. BMC Pregnancy and Childbirth, 18(1), 56. https://doi.org/10.1186/s12884-018-1687-3

Munawaroh, M. (2021). Komposisi Lemak Viseral, Basal Metabolic Rate (BMR), dan Usia Sel terhadap Indeks Massa Tubuh (IMT) pada Remaja. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 5(2), 1-7. https://doi.org/10.31000/jukmas.v5i2.1120

Narkhede, A. M., & Karnad, D. R. (2021). Preeclampsia and Related Problems. Indian Journal of Critical Care Medicine, 25(Suppl 3), S261–S266. https://doi.org/10.5005/jp-journals-10071-24032

Nurdin, I., & Hartati, S. (2019). Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendikia.

Nursalam. (2018). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis.Jakarta: Salemba Medika.

POGI. (2016). PNPK Diagnosis dan Tatalaksana Preeklampsia, 1–48.

Prawirohardjo, S. (2018). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Zhang, S., Qiu, X., Qin, J., Song, X., Liu, Y., Wei, J., Sun, M., Shu, J., Wang, T., Chen, L., & Jiang, Y. (2022). Effects of Maternal Pre-Pregnancy BMI and Gestational Weight Gain on the Development of Preeclampsia and Its Phenotypes: A Prospective Cohort Study in China. Journal of Clinical Medicine.

Ritter, S., Brenner, M., Kuhn, T., & Müller, K. (2022). Cognitive processes in complex decision-making: A behavioral analysis. Journal of Experimental Psychology, 148(3), 345–362.

Martínez-Gayón, R., López, P., Fernández, J. A., & Núñez, C. (2025). Ethical implications of artificial intelligence in public administration. Government and Ethics Review, 31(1), 15–33.

Downloads

Published

2026-04-01

How to Cite

Mursyida, Ekasari, T., & Zakiyyah, M. (2026). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Preeklamsia di Puskesmas Wangkal Kabupaten Probolinggo. Jurnal Medicare, 5(2), 604–612. https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i2.418

Issue

Section

Articles