Hubungan Pernikahan Dini dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Anyar Kabupaten Probolinggo

Authors

  • Ana Rusmayanti Universitas Hafshawati Zainul Hasan, Probolinggo
  • Yessy Nur Endah Sary Universitas Hafshawati Zainul Hasan, Probolinggo
  • Tri Irayani Universitas Hafshawati Zainul Hasan, Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i2.396

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis ketika seorang perempuan mengandung embrio hingga janin di dalam rahim selama kurang lebih sembilan bulan. Pernikahan dini pada ibu hamil berpotensi menyebabkan kebutuhan gizi tidak terpenuhi secara optimal sehingga meningkatkan risiko anemia, Kekurangan Energi Kronis (KEK), perdarahan, serta Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pernikahan dini dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan korelasional. Sampel berjumlah 28 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, dengan instrumen berupa checklist. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,6% ibu hamil menikah pada usia 15–18 tahun dan 46,4% pada usia ≥19 tahun. Kejadian anemia ditemukan pada 50% responden. Uji chi-square menunjukkan nilai p value 0,021 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pernikahan dini dan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini diharapkan menjadi sumber informasi tentang pentingnya pernikahan pada usia matang.

Downloads

Download data is not yet available.

Keywords:

Pernikahan dini, ibu hamil, anemia

References

Ayani, E. Y. (2018). "Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Putri Di Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu". Riau : Jurnal Maternity and Neonatal.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2024). "Persentase Penduduk Perempuan Usia 10 Tahun Ke Atas di Jawa Timur". Jawa Timur : BPS

Chasanah, S. U., Basuki, P. P., & Dewi, I. M. (2019). Anemia Penyebab, Strategi Pencegahan dan Penanggulangannya bagi Remaja. Angewandte Chemie International Edition.

Hamida, F. N. (2024). Hubungan pernikahan usia dini dengan kejadian anemia pada ibu hamil di polindes glagahwero skripsi. Poltekes Malang : Journal Kesehatan.

Hurin’in, N. M., & Afifah, F. E. N. (2020). The effect of combination of iron tablet with soybean extract and papaya on hemoglobin levels anemia pregnant women (in the working area of the Singgahan public health center). THE 2nd International Midwifery Webinar And Research Finding Dissemination, 249.

Indrawatiningsih, Y., Hamid, S. A., Sari, E. P., & Listiono, H. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 331. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1116 (Diakses 26 Januari 2025).

Kemenkes. (2023). Daftar Frequently Asked Questions ( Faq )pertanyaan yang sering ditanyakan seputar hasil SKI 2023. Retrieved from https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/daftar-frequently-asked-question-seputar-hasil-utama-ski-2023

Kemenkes RI. (2021). Buku Saku Merencanakan Kehamilan Sehat. Kementrian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2023). Buku Saku Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Dan Remaja Putri. IEEE Sensors Journal (Vol. 5).

Liliandriani, A., Sohorah, S., & Anggriani, P. (2023). Hubungan Ketidaklengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Umur 0-12 Bulan Di Desa Salumokanan Kecamatan Rantebulahan Timur Kabupaten Mamasa. Journal https://doi.org/10.35329/jp.v5i2.4180 (Diakses 26 Januari 2025)

Marbun, U., Irnawati, Dahniar, Asrina, A., Kadir, A., Jumriani, Yulita, E. (2023). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Jawa Barat : Widina Medina Utama.

Marlina L. Simbolon. (2022). Midwifery and Complementary Care. Bogor : Midwifery and Complementary Care.

Notoatmodjo. (2018). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Nursalam. (2017). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta :Salemba Medika.

Probolinggo, B. K. (2023). Data Badan Pusat Statistik Probolinggo Tahun 2022. Kabupaten Probolinggo : BPS.

Purnama, Y., Pratiwi, R. I., Dewiani, K., Maryani, D., Yusanti, L., & Ramadhaniati, F. (2022). Hubungan Pernikahan Dini Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. Bengkulu Province. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang.

Puspasari, H. W., & Pawitaningtyas, I. (2020). Masalah Kesehatan Ibu Dan Anak Pada Pernikahan Usia Dini Di Beberapa Etnis Indonesia; Dampak Dan Pencegahannya. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(4), 275–283. https://doi.org/10.22435/hsr.v23i4.3672(Diakses 21 Januari 2025)

Puspitasary, & Jenny. (2024). Gambaran Pengetahuan,Sikap,Dan Kepatuhan Remaja Putri,Mengonsumsi Tablet Tambah Darah Di Smpn 1 Kota Agung Timur. Kota Tegal : Convention Center.

Rahmi, U. (2019). Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa Tahun 2019. KESMARS: Jurnal Kesehatan, 2, 12–15.

Sari, L. Y., Umami, D. A., & Darmawansyah, D. (2020). Dampak Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi Dan Mental Perempuan (Studi Kasus Di Kecamatan Ilir Talo Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu). Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan.

Undang-Undang Republik Indonesia. (2019). Undang-undang (UU) tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.Republik Indononesia Retrieved from https://hukumonline.com/pusatdata/detail/lt5dafedf4cd014/node/18/undang-undang-nomor-16-tahun-2019#. (Diakses 21 Januari 2025)

Widodo, S., Ladyani, F., Asrianto, L. O., Rusdi, Khairunnisa, Lestari, S. M. P. Rogayah. (2023). Metodologi Penelitian. Cv Science Techno Direct.

Downloads

Published

2026-04-01

How to Cite

Rusmayanti, A., Sary, Y. N. E., & Irayani, T. (2026). Hubungan Pernikahan Dini dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Anyar Kabupaten Probolinggo. Jurnal Medicare, 5(2), 499–508. https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i2.396

Issue

Section

Articles